Beginilah Bencana Itu Datang
Saat tentara portugal ingin mengusir kaum muslimin dari bumi Andalusia, mereka mengirim intel untuk mencari saat dan waktu yang tepat untuk mengadakan penyerangan. Saat itu, ia bertemu dengan seorang anak kecil yang sedang menangis karena anak panahnya tidak mengenai sasaran. Kemudian intel itu mempelajari Islam, dan ia memahami bahwa dalam Islam terdapat ajaran untuk berjihad. Inilah yang menjadi alasan kaum muslimin rela meregang nyawa di medan pertempuran. Lalu ia berkesimpulan bahwa kaum muslimin masih cukup kuat untuk ditaklukkan. Kalau anak kecil saja sudah mulai belajar memanah, lalu bagaimana dengan pemudanya, tentunya mereka telah menguasai teknik memanah yang benar dan baik.
Kemudian mereka (musuh Islam) menyerang kaum muslimin dengan cara menyebarkan nyanyian, dan perbuatan-perbuatan rendah. Mereka membiarkan kaum muslimin menikmati sajian yang telah disiapkan oleh mereka (nyanyian dan hiburan lainnya yang mengarah pada perbuatan rendah).
Setelah itu, mereka kembali mengirim seorang intel untuk mengetahui kekuatan kaum muslimin. Ia menjumpai seorang pemuda yang sedang menangis disamping kekasihnya. Saat itulah ia mengambil kesimpulan bahwa waktu untuk menyerang telah tiba. Lantas mereka menyiapkan semua bala tentaranya untuk menyerang kaum muslimin, mereka membunuh dan menyembelih kaum muslimin laksana domba, dan mengusir yang masih hidup dari bumi Andalusia. Inilah yang menjadi awal berdirinya negara Portugal.
Jadi jika musuh-musuh kita ingin mengetahui sejauh mana kekuatan kaum muslimin, mereka cukup berjalan di jalan-jalan dan menghampiri kewula mudanya lalu menanyakan perhatian utama yang ada di pikirannya. Jika mereka mendapati pemuda Islam, banyak diantaranya yang lalai dan terlena dengan permainan dunia. Mereka pulang dengan rasa senang dan segera bersiap-siap untuk menyerang negara umat Islam.
Posted in: Kecerdasan Spiritual
Author : Administrator
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Beginilah Bencana Itu Datang. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada Google+, 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
0 Komentar Blog
Komentar Twitter


