Tegar Dalam Menghadapi Perubahan Zaman
Sejak seribu tiga ratus tahun silam, banyak tantangan dan serangan yang diarahkan pada ummat Islam, bahkan sampai pada tahun-tahun terakhir. Sekiranya ummat Islam benar-benar beriman kepada Allah swt, tentu semua tantangan dan serangan itu tidak akan berpengaruh sama sekali. Tapi, ketika keimanan ummat Islam sudah rapuh, maka pada dasarnya ummat Islam telah mati, dan musuh-musuh pun berjaya.
Tugas terpenting yang harus kita jalankan adalah berusaha selalu tetap dalam keta’atan, selalu beribadah dan menunjukkan rasa butuh kita kepada Allah swt. Sampai datang ajal menjemput. Sebagaimana yang difirmankan Allah swt, kepada baginda Rasulullah Muhammad saw,
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).”(al-Hijr[15]:99)
Seorang muslim yang mengadakan transaksi dengan Allah swt adalah orang yang selalu menjaga ketaatannya. Ia menjaga waktunya dengan baik saat sebagian besar orang lalai dalam memanfaatkannya. Seakan lisannya berkata, “Walaupun manusia banyak yang lalai dalam beribadah kepada-Mu, aku akan selalu datang untuk mengabdi pada-Mu. Walau sekiranya banyak manusia yang melupakan-Mu, aku akan selalu datang untuk mengingat-Mu.” Sosok muslim seperti ini laksana malaikat yang berada di bumi dan sebagai pembawa cahaya kebenaran. Ia tidak pernah berhenti dekat dan memohon kepada Allah swt.
Posted in: Kecerdasan Spiritual
Author : Administrator
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Tegar Dalam Menghadapi Perubahan Zaman. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada Google+, 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
0 Komentar Blog
Komentar Twitter


