Wahai Muslimah Berpikirlah !
Allah SWT berfirman,
“Dan bukan (pula) wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya.”
Maksudnya: seorang wanita tidak akan berduaan dengan seorang laki-laki.
Islam tidak melarang kita untuk mengungkapkan perasaan yang ada dalam hati. Tapi Islam memberi jalan yang bersih untuk menyalurkannya.
Hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan yang terjalin antara laki-laki dan perempuan (pacaran) hingga sampai kepelaminan itu hanya 1%, sementara 99% hanya meninggalkan kenangan pahit di hati kaum wanita yang telah menjalin hubungan selama kurang lebih 4 tahun.
Tidakkah anda berpikir wahai para muslimah, bahwa saat Allah SWT melarangmu untuk menjalin hubungan (pacaran) dengan seorang laki-laki supaya untuk menjaga hatimu, perasaanmu dan kehormatanmu.
Setelah sekian lama pacaran, engkau sepakat untuk melangsungkan pernikahan. Truss setelah menikah, barulah engkau menyadari sifat asli suamimu yang selama ini tertutupi oleh nafsu cintamu. Engkau mengetahui bagaimana suamimu bangun hingga tidur kembali, yang sebelumnya ketika pacaran, engkau tidak pernah mengetahuinya. Kemudian spontan engkau membandingkannya dengan laki-laki lain, dan akhirnya engkau merasa rugi telah menikah dengannya. Begitu pula dengan suamimu, ia baru mengetahui karakter asli yang ada dalam dirimu (istri). Ia mengetahui bagaimana saat engkau bangun hingga tidur kembali, saat hamil dan seterusnya. Lalu spontan terlintas dalam benaknya bayangan wanita lain, membandingkan engkau dengan wanita yang pernah dikenalnya. Ia tidak pernah membayangkan sebelumnya, karena pada saat berpacaran denganmu yang nampak hanyalah keindahan baju yang dikenakan saat bertemu, bau farmum yang memikat dan hubungan yang romantis, semuanya tertutupi oleh hawa nafsu.
Para psikiater menyatakan, bahwa hampir 80% perceraian yang terjadi antara suami istri itu dilatarbelakangi oleh hubungan yang terjalin sebelum menikah (pacaran). Rasulullah SAW menyatakan bahwa pada hari kiamat nanti, setiap pengkhianat akan mengibarkan bendera yang dibawanya dan bertuliskan, saya telah mengkhianati si Fulan.
Maksudnya: seorang wanita tidak akan berduaan dengan seorang laki-laki.
Islam tidak melarang kita untuk mengungkapkan perasaan yang ada dalam hati. Tapi Islam memberi jalan yang bersih untuk menyalurkannya.
Hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan yang terjalin antara laki-laki dan perempuan (pacaran) hingga sampai kepelaminan itu hanya 1%, sementara 99% hanya meninggalkan kenangan pahit di hati kaum wanita yang telah menjalin hubungan selama kurang lebih 4 tahun.
Tidakkah anda berpikir wahai para muslimah, bahwa saat Allah SWT melarangmu untuk menjalin hubungan (pacaran) dengan seorang laki-laki supaya untuk menjaga hatimu, perasaanmu dan kehormatanmu.
Setelah sekian lama pacaran, engkau sepakat untuk melangsungkan pernikahan. Truss setelah menikah, barulah engkau menyadari sifat asli suamimu yang selama ini tertutupi oleh nafsu cintamu. Engkau mengetahui bagaimana suamimu bangun hingga tidur kembali, yang sebelumnya ketika pacaran, engkau tidak pernah mengetahuinya. Kemudian spontan engkau membandingkannya dengan laki-laki lain, dan akhirnya engkau merasa rugi telah menikah dengannya. Begitu pula dengan suamimu, ia baru mengetahui karakter asli yang ada dalam dirimu (istri). Ia mengetahui bagaimana saat engkau bangun hingga tidur kembali, saat hamil dan seterusnya. Lalu spontan terlintas dalam benaknya bayangan wanita lain, membandingkan engkau dengan wanita yang pernah dikenalnya. Ia tidak pernah membayangkan sebelumnya, karena pada saat berpacaran denganmu yang nampak hanyalah keindahan baju yang dikenakan saat bertemu, bau farmum yang memikat dan hubungan yang romantis, semuanya tertutupi oleh hawa nafsu.
Para psikiater menyatakan, bahwa hampir 80% perceraian yang terjadi antara suami istri itu dilatarbelakangi oleh hubungan yang terjalin sebelum menikah (pacaran). Rasulullah SAW menyatakan bahwa pada hari kiamat nanti, setiap pengkhianat akan mengibarkan bendera yang dibawanya dan bertuliskan, saya telah mengkhianati si Fulan.
Selamat datang di blog “Kutuang Dalam Catatan” dan terimakasih telah berkunjung diblog sederhana ini. Tentang Saya
Posted in: Kecerdasan Spiritual
Author : Administrator
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Wahai Muslimah Berpikirlah !. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada Google+, 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
0 Komentar Blog
Komentar Twitter



